

PONTIANAK, Polda Kalbar – Usai menunaikan ibadah sholat Jumat di Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak Timur, Kapolresta Pontianak berkesempatan memberikan imbauan langsung di hadapan ratusan jemaah. Jumat 30/1
Dalam pesannya, Kapolresta menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam memberantas penyalahgunaan narkotika yang kian mengkhawatirkan.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa narkotika dan obat-obatan terlarang bukan hanya masalah hukum, tetapi juga ancaman serius bagi tatanan sosial.
“Penyalahgunaan narkoba adalah musuh nyata yang dapat merusak moral dan akhlak generasi kita. Jika mental anak muda sudah rusak oleh barang haram ini, maka masa depan bangsa taruhannya,” ujar Kapolresta di hadapan para tokoh agama dan masyarakat.
Kolaborasi dengan Tokoh Agama
Dalam kesempatan tersebut, beliau secara khusus meminta peran aktif para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk tidak lelah mengingatkan generasi muda.
Menurutnya, pendekatan spiritual dan edukasi dari lingkungan terdekat adalah benteng pertahanan utama.
Kapolresta mengakui bahwa pihak kepolisian memiliki keterbatasan jika bergerak sendirian.
“Polresta Pontianak tidak dapat bekerja secara maksimal tanpa dukungan dan bantuan dari warga. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Menutup imbauannya, Kapolresta menitipkan pesan menyentuh bagi para orang tua yang hadir. Ia meminta agar pengawasan terhadap putra-putri di rumah semakin ditingkatkan.
“Saya menitipkan pesan kepada Bapak-Bapak sekalian, tolong selalu awasi putra-putrinya. Perhatikan perubahan perilaku dan lingkungan pergaulan mereka. Jangan sampai mereka terjerumus ke jalan yang salah karena kurangnya perhatian kita di rumah,” pungkasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Pontianak untuk tetap dekat dengan masyarakat melalui pendekatan persuasif dan religius demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Pontianak.