UPDATE Kronologis : Supir Travel Serahkan Paket Mencurigakan Diduga Narkoba ke Polsek Pontianak Utara



Pontianak, Polda Kalbar – Pagi ini sekitar pukul 07.00 WIB, seorang supir travel jurusan Pontianak-Ketapang menyerahkan sebuah paket mencurigakan yang diduga berisi narkoba ke Polsek Pontianak Utara. Kejadian berlangsung di kantor Polsek Pontianak Utara yang berlokasi di Jl. Gusti Situt Mahmud No.500, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara. (24/07/24)

Berdasarkan keterangan dari saksi yang juga merupakan supir travel, ia menerima telepon sekitar tiga hari sebelumnya dari nomor yang tidak dikenal yang memintanya untuk mengantar paket dari Pontianak ke Ketapang. Awalnya, saksi tidak merasa curiga dan mengantarkan paket tersebut sesuai permintaan.

Pada hari Rabu, 24 Juli 2024, saksi kembali menerima telepon dari nomor yang sama, meminta untuk mengantarkan paket lagi. Sekitar pukul 06.20 WIB, saksi bertemu dengan pelaku di depan Alfamart dekat RS Yarsi untuk mengambil paket tersebut. Setelah itu, saksi melanjutkan perjalanan ke Siantan untuk mengambil paket dari konsumen lain. Namun, kali ini saksi merasa curiga karena paket tersebut dibungkus dalam kotak besar tetapi memiliki bobot yang ringan.

Ketika berhenti di Alfamart depan Jl. Parit Pekong, saksi memutuskan untuk memeriksa isi paket. Dalam kotak tersebut terdapat karung goni yang menutupi bagian atas dan bagian bawah berisi snack. Saksi menemukan salah satu bungkus snack yang sudah rusak dan di lem ulang, serta menggelembung besar. Setelah dibuka, bungkus snack tersebut ternyata berisi barang mencurigakan yang diduga narkoba.

Saksi kemudian segera menuju ke Polsek Pontianak Utara untuk melaporkan kejadian ini. Personil Polsek Pontianak Utara, dipimpin oleh Kapolsek AKP Suryadi, S.H., bersama saksi melakukan pengecekan dan menemukan satu paket narkotika jenis sabu seberat sekitar 10 gram dan tiga buah pil ekstasi.

Kapolsek Pontianak Utara, AKP Suryadi, S.H., segera berkoordinasi dengan Kasat Narkoba Polresta Pontianak untuk penyelidikan lebih lanjut. Kejadian ini mengindikasikan kemungkinan maraknya transaksi narkoba dengan modus jasa travel.

Kapolsek juga mengedukasi para jasa travel agar lebih selektif dan berhati-hati dalam menerima orderan untuk mengantarkan paket, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.


Sumber: humaspolrestapontianak/ (FDJR)

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai