Patroli Skala Besar Polresta Pontianak dan Tim Enggang Berhasil Redam Perselisihan Antar Mahasiswa di Depan Fakultas Pertanian Untan

Pontianak, Polda Kalbar – Patroli skala besar Polresta Pontianak bersama Tim Patroli Enggang Polresta Pontianak berhasil meredam perselisihan yang terjadi pada Sabtu dini hari (9/8/2025) di depan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Jalan Prof. Dr. H. Nawawi, Pontianak.

Keributan tersebut melibatkan sekelompok mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu dipicu oleh kesalahpahaman komunikasi yang tersebar melalui media sosial. Ketegangan yang awalnya hanya berupa saling sindir kemudian berkembang menjadi keributan fisik.

Mendapat laporan, Tim Patroli Skala Besar yang dipimpin Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol Joko Sutriyanto, S.H., M.H. bersama Perwira Pengendali Patroli Skala Besar AKP Rinaldy Guzel, S.I.K. serta Tim Patroli Enggang segera menuju lokasi. Kehadiran aparat bersama pihak kampus, termasuk Wakil Rektor dan Wakil Dekan terkait, berhasil menenangkan massa dari kedua belah pihak.

Dalam proses pengamanan, seorang personel Polresta Pontianak mengalami luka ringan di bagian telinga akibat terkena lemparan batu. Petugas tersebut langsung mendapatkan perawatan medis dan dinyatakan dalam kondisi stabil.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kabag Ops Polresta Pontianak memberikan keterangan

“Situasi berhasil kami kendalikan berkat respons cepat personel di lapangan, dibantu pihak kampus yang sigap mengajak mahasiswa untuk menyelesaikan masalah secara damai,” ujar Kabag Ops Polresta Pontianak

Setelah dilakukan mediasi singkat, kedua kelompok mahasiswa sepakat untuk menghentikan perselisihan dan menyerahkan penyelesaian masalah kepada pihak kampus.

Polresta Pontianak tetap melakukan pendataan terhadap pihak-pihak yang terlibat untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa.

Polresta Pontianak mengimbau seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.(TG)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai