

Pontianak, Polda Kalbar – Polresta Pontianak melaksanakan pengamanan kegiatan aksi unjuk rasa Ormas Barisan Pemuda Melayu (BPM) yang berlangsung pada Rabu siang (15/10) di dua lokasi, yakni Mapolda Kalbar dan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.
Pengamanan dimulai sejak titik kumpul massa aksi. Personel Polresta Pontianak melakukan pengawalan terhadap rombongan peserta unjuk rasa hingga tiba di lokasi pertama, yaitu Mapolda Kalbar.
Setibanya di sana, massa aksi yang dipimpin oleh korlap Sdr. Gusti Edi menyampaikan aspirasi terkait penegakan hukum terhadap praktik cukong ilegal dan pengrusakan lingkungan di wilayah Kalimantan Barat.
Dalam orasinya, massa meminta aparat kepolisian untuk bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan lingkungan serta pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat dan merusak ekosistem daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dilakukan oleh personel Polresta Pontianak dan perbantuan Dit Samapta Polda Kalbar secara humanis dan persuasif, dengan mengedepankan pendekatan dialogis agar situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami dari Polresta Pontianak melaksanakan pengamanan aksi dengan pendekatan humanis, memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat sesuai aturan yang berlaku. Tujuannya agar kegiatan berjalan tertib dan situasi tetap kondusif,” ujar Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol Joko Sutriyatno, S.H.
Kompol Joko juga menegaskan bahwa jajaran Polresta Pontianak berkomitmen mendukung kebebasan berekspresi masyarakat sepanjang dilakukan secara damai, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Setelah menyampaikan aspirasi di Mapolda Kalbar, massa kemudian melanjutkan aksinya ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Kegiatan aksi berakhir dengan damai tanpa insiden, dan situasi wilayah tetap aman serta terkendali.