

Pontianak, Polda Kalbar — Polresta Pontianak menghadiri kegiatan pembukaan sertifikasi penjamah makanan dan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang digelar di Gedung Grand Harmoni, PMI Provinsi Kalbar, Jalan Sutoyo Pontianak Selatan. Sabtu (25/10/2025)
Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga selesai dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Log Polresta Pontianak yang mewakili Kapolresta Pontianak, Bapak Ibrahim selaku Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak mewakili Walikota Pontianak, serta Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr. Purwitasari mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan dua narasumber utama, yakni Bapak Amir Muhammad Pasaribu dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar sebagai pemateri sertifikasi penjamah makanan, serta Chef Muto (Kungfu Chef) sebagai penguji sertifikasi BNSP bidang kuliner.
Tercatat sebanyak 179 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 146 peserta sertifikasi penjamah makanan dan 33 peserta sertifikasi BNSP.
Dalam sambutannya, Kabag Logistik Polresta Pontianak AKP Sangidun, S.Sos. menyampaikan bahwa kegiatan sertifikasi seperti ini berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas pelaku usaha kuliner di Pontianak.
“Kegiatan sertifikasi ini tidak hanya meningkatkan standar mutu makanan, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Polresta Pontianak tentu mendukung penuh setiap langkah positif yang berdampak pada kesejahteraan dan keselamatan warga,” ujar Kabag Logistik.
Acara juga dimeriahkan dengan demo masak oleh Chef Muto (Kungfu Chef) yang menampilkan keterampilan kuliner sekaligus memberikan edukasi kepada peserta tentang pentingnya kebersihan, standar keamanan pangan, dan profesionalisme dalam dunia kuliner.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi pelatihan sertifikasi penjamah makanan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, serta sertifikasi BNSP oleh Chef Muto.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menjadi pelaku usaha kuliner yang kompeten, bersertifikat, dan berperan aktif dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui penyajian makanan yang aman dan higienis.